Jumat, 27 Mei 2016

La Tahzan~



Semangat yoo!!

Aku cari tau beberapa minggu yang lalu apa itu "Middle Child Syndrome"
Aku saring itu semua informasi, kalian saring juga atau analisa sendiri dari beberapa fakta tersebut yaa ...
Aku ceritakan satu kebiasaan yang sama dengan aku
"Pendiem" iya pendiem disini, pendiem di lingkungan keluarganya
Kalau keluarganya memerintahkan dia bersuara baru dia bersuara
Kalau tidak, maka dia diem terus, entah perasaannya itu setuju atau enggak
Orang seperti ini akan mencari kesenangan atau keceriaan di luar lingkungan keluarganya
Mereka terkenal banyak temen atau sahabat kalau di luar (beberapa fakta membuktikan benar :)
Karena menurutnya temen atau sahabat mereka adalah tempat berbagi cerita keluh kesah keceriaan senyuman candaan untuk melupakan apapun yang dialaminya di dalam lingkungan keluarga mereka
Wajar kalau mereka menyebut temen atau sahabatnya adalah segalanya (cari tau sendiri ya kenapa sampai segitunya)

Biasanya sosial media (bbm, line, facebook, twitter, path) akan menjadi curahan hatinya saat galau atau senang
Wajaar waajuaar karena saat mencurahkan perasaan ke sosial media terkadang hati sedikit ploong
Tapi kita gak bakal tau seberapa orang yang membaca status kita itu sama dengan perasaan yang kita alami
Apakah mereka sedih kalau kita pas sedih atau mereka senang atau tersenyum kalau kita pas sedih?
Cuma mereka dan ALLAH yang tau :)

Curhat ketika bersujud di dengar langit dan bumi maka ALLAH memberikan solusi dari setiap masalahnya
Curhat ke temen atau sahabat bukan karena ingin dikasihani tapi karena butuh dorongan kekuatan dan kata semangat :)

Pintu ALLAH selalu terbuka setiap kita mau datang kepadaNYA
Semua gak akan berubah kalau kita sendiri yang mau merubahnya

Kalau kamu curhat ke teman atau sahabat?
Kadang kita gak tau mana yang bener-bener teman atau sahabat kita

Kalau kamu mau tahu atau mau melihat mana teman / sahabat kamu sebenarnya
Liihatlah mereka semua saat kamu berada di bawah
Karenaaaaa......
"Tak perlu bersikeras menjelaskan siapa dirimu, karena orang yang mencintaimu tak membutuhkan itu, dan orang yang membencimu tak akan percaya itu" (Ali bin Abi Thalib RA)

Siapa yang tetap berada di sampingmu saat kamu berada di bawah atau terjatuh?
Kalau kamu mengalamami ini kamu bakal menemui si "kesendirian"

Tak usah takut dan khawatir kalau kamu merasa sendiiri
Sendiri itu memang benar-benar menyakitkan
Saat sendiri hati kamu diarahkan ke ALLAH dan lebih taat kepada ALLAH, karena kamu merasakan sakitnya berharap dari makhlukNYA
Tapi Janji ALLAH itu pasti
ALLAH Maha Mengetahui yang terbaik buat hamba-hambanya

Kalau sekarang kita gak bisa menjelaskan semuanya
Mungkin mulut kita kaku untuk mejelaskannya
Karena kita takut apakah mereka bisa menerimanya atau tidak
Mungkin suatu saat ALLAH yang menjelaskan kepada mereka

Terkadang mata iri kepada hati
Pada saat mata iri kepada hati berarti kita kurang ilmu belajar ikhlas "Lillahi Ta'ala"
Kalau kita tidak mampu
Maka berjalanlah cari jalan baru
Tinggalkanlah dalam waktu "sementara" atau "sebentar"
Tapi suatu saat ketika kita sukses dan lebih baik lagi dan sudah membuktikan
 Makaaa kembalilah lagi

Kenaapa kembali? 
Kamu harus kembali lagi
Ajak mereka untuk sukses dan lebih baik lagi
Jangan pernah kamu tega membiarkan teman kamu merasakan hal yang sama bertemu dengan si "kesendirian"
Karena kamu pernah mengalami rasa itu

Kalau kamu mampu memberi jangan pernah untuk meminta
Kalau kamu tak mampu memberi senyuman atau kesenangan
Maka jangan pernah kamu memberi tangisan atau kesedihan



La Tahzan~

 

Rabu, 18 Mei 2016

Siapa yang bersalah dan harus disalahkan?

SIAPA?

 Bahasa jawanya "sopo sing tanggung jawab" karo "sopo iki sing disalahno". Baru-baru ini kasus di koran, tv, facebook, dsb. Membahas tentang ke "PARAH"an remaja saat ini. Miris hati saya bacanya. Kemana pikiran kalian semua wahai anak muda. Apakah ini yang disebut "donyo wes kari akhir" (bahasa indonesianya : dunia sudah tinggal akhir). Kemana tanggung jawab orangtua, bagaimana lingkugan kalian. Saya mungkin hanya salah satu orang yang sedih melihat perkembangan zaman saat ini?

Wahai anak muda, satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Ayooo majukan Indonesia. Sadarlah perbuatanmu!!! Kemana kalian!! Kemana para orangtua dan kemana para guru!!! 
Lagi-lagi kejahatan seksual, lagi-lagi pembunuhan, lagi-lagi moral para remaja. Subhanallah, dimana kalian rek!! -__-

Dimana naluri kalian. Siapa yang harus disalahkan kalau sudah begini? Kemana kalian semua :(

Lagi-lagi saya tanya lagi kemana kalian semua, dimana perasaan kalian semua.

Ayoooo, orangtua ayooo jangan lupa tugasnya. Selain tugas mencarikan nafkah untuk anak. Apa lagi tugas kalian? Ada tugas yang kalian lupakan atau enggak? Anak itu amanat loooh (amanat dari ALLAH SWT). Sudahkah kita membimbing anak kita ke hal positif? Membimbing itu bemakna luas. Bimbing, arahkan, pantaulah anak-anak kita semua ke hal-hal yang lebih positif. Ajarkan mana ini itu baik atau tidaknya. Kasih tau dampaknya dari sikap baik atau tidaknya perbuatan tersebut. Kalian panutan saat dirumah. Apa yang kalian lakukan menjadikan tiruan bagi anak saat dirumah.

Hah, bukannya sok pintar. Tapi ini kita disadarkan secara langsung dengan beberapa kasus kejadian kenakalan anak kecil atau remaja saat ini.

Ayooo, para guru. Guru di sekolah dan guru di luar sekolah (les, ngaji, dkk). Kalian dititipin amanat juga sama orang tua wali murid.

GURU iku sing di gugu lan ditiru (orang yang dipercayai dan diikuti). Guru saat dirumah itu orangtua dari anak-anak. Dan Guru diluar rumah itu yaa Guru yang diberi amanat dari orangtua.

Perhatikan lingkungan sekitar kita. Kasih arahan yang terbaik buat anak-anaknya.

Dan KAMU, iya KAMU generasi BANGSA. Ayooo sadarkan diri kalian masing-masing. Mau jadi apa kalian 10 tahun kedepan dengan tindakan kalian saat ini? Semoga kita semua di berikan jalan yang lurus oleh ALLAH SWT.

Untuk kalian yang sudah berkeluarga sekali lagi bimbing anak kalian ke hal-hal yang lebih baik dan positif lagi. Semoga kalian satu keluarga bertemu kembali di Jannah-NYA ALLAH SWT. 

Aamiin aamiin allahuma aamiin.


Semoga bermanfaat tulisan ini.

Maaf kalau tadi lupa ucapkan Assalamualaikum. Karena yang nulis menggebu-gebu mau nulis banget, dan si penulis miris lihat perkembangan zaman saat ini. 

Terima kasih, dan maaf sebesar-besarnya apabila tulisan ini banyak melakukan kesalan.

Niat penulis cuma kita sebagai manusia biasa saling mengingatkan satu sama lain.

Afwan,

Sukron. 

Jazakumullah Khairan Katsiran


 

 

Jumat, 13 Mei 2016

Jurnal Kehidupanku

JURNAL KEHIDUPANKU (part 1)

Bisa dibilang ini blog pribadi, jadi kebanyakan yang ditulis disini berdasarkan pengalaman pribadi. Dan sekaligus sudut pandang pribadi penulis blog juga.
Setiap manusia mempunyai penilaian berbeda-beda terhadap segala hal. Inilah yang dinamakan kehidupan di dunia. Sah-sah saja seseorang mengutarakan argumen atau pendapatnya. 

Di kesempatan ini saya mau berbagi pengalaman. Pengalaman tentang masa lalu dan masa sekarang. Kalian boleh memilah-milah mana yang terbaik buat kalian. Kalian boleh juga menilai tentang bagaimana saya. Bagaimana tulisan saya. Niatnya berbagi pengalaman adalah berbagi ilmu juga. Semoga bermanfaat untuk para sahabat pembaca.

Saya Elliya Lestari umur 23th lebih 4bulanan tepatnya. Berusaha dan berkeinginan menjadi hamba ALLAH yang taat. Tapi juga manusia munafik yang takut akan semua hal. Mengenal kata "Hijrah" dalam menuju proses 23th ini. Dimana dalam kesendirian atau keheningan mulai menghampiri bahkan membuat sempit pikiran. "Hijrah" adalah merubah kehidupan kita dengan cara melihat potensi yang telah Allah berikan.

Kenapa sekilat itu prosesnya?
Alasan kuat apa sampai ingin berhijrah?
Gak takut ditinggalin temen atau bahkan sahabatmu kah? Kan kamu sekarang lebih gak asyik. (Mungkin beberapa fakta membuktikan kalau saya yang sekarang lebih gak asyik :))

Beberapa pertanyaan datang, 
Merubah semua niat ini untuk ALLAH SWT semata.
Itu semua ada alasan terkuat. 


Mungkin tulisan berikutnya saya akan jelaskan kenapa sampai dititik ini. 

Alhamdulillah, 2 minggu akhir-akhir ini pagi mendengar kicauan burung yang selama ini pagi rindukan.
Pagi dapat kado senyuman canda tawa dari semua sahabat pagi.
Soalnya pagi jarang bisa tertawa lepas seperti itu. Hahahaha :)

Semoga sukses dengan pilihannya masing-masing untuk sahabat pagi.
"Fabbiayi ala i Rabbikuma Tukadziban"



Rabu, 20 April 2016

Mencari Jati Diri ?

Aku mencari jati diri
Aku terus mencari sampai terkadang dikatakan "plin-plan"
Dan aku terus mencari sampai terkadang aku bimbang sendiri

Terkadang aku takut keramaian
Terkadang aku juga takut akan kesendirian
Aku manusia biasa

Wajarkah aku merasakan kecapekan?
Mungkin wajar ya, mungkin (mungkin)
Iyaa terkadang juga merasa sangat letih dan capek

Aku bukan orang hebat
Aku bukan orang yang sok kuat
Aku lemah dalam beberapa sisi

Manusia seperti apa aku yang selalu megeluh
Setiap saat mengeluh
Setiap saat lupa bersyukur

Aku gak berniat pamer
Aku gak ada niatan untuk curhat
Tapi disaat kamu merasakan seperti yang pernah aku alami
Aku cuma ingin berbagi sedikit tips

***
Keramaian itu ujian
Kesendirian itu ujian
Kenikmatan (kesenangan) itu ujian dan
Kesusahan itu juga ujian

Keramaian itu ujian disaat kita merasa ramai dikelilingi orang-orang yang kita sayangi,
Kita diuji seberapa kita ingat dengan ALLAH Maha Pencipta untuk tetap bersyukur karena telah dikelilingi dengan orang-orang yang kita sayangi

Kesendirian itu ujian disaat kita merasa sendiri, atau kita jauh dengan orang-orang yang kita sayangi,
Mungkin ujian kesendirian ini ALLAH melihat kita agar kita lebih dekat denganNYA, dekat dengan lewat do'a-do'a yang kita minta (tetaplah bersyukur)

Karena ALLAH Maha Mengetahui yang terbaik untuk hamba-hambanya

Kenikmatan (kesenangan) dan Kesusahan itu juga ujian,
Intinya bagaimana keadaan kita dan kondisi kita, Jangan Pernah lupa untuk selalu bersyukur.

"Berdzikirlah dengan Tasbih-Tasbih ALLAH dan Bersujudlah dengan Sajadah-Sajadah ALLAH"
 
 ***

Ber-husnu dzon atau berbaik sangka kepada Allah adalah salah satu ibadah hati yang agung dan tidaklah lengkap keimanan seorang hamba tanpanya.

ALLAH Maha Melihat
ALLAH Maha Mendengar

Semoga kita tetap Istiqomah di jalan ALLAH
Aamiin aamiin allahuma aamiin

Waallahu A'alam
Semoga bermanfaat,


*SURGA*

"Surgaku"
Surgakuuu.....
Engkau (Ibu) laksana udara yang menjadi kebutuhan hidupku setiap harinya
Engkau (Ibu) pagi siang malam ku lihat surga yang kudambakan
Aku bahagia lahir di bumi ini lewat dalam rahimmu bu

Bu... 
Ajari aku kuat dalam segala hal apapun di dunia ini seperti engkau (Bu)
Ajari aku ikhlas dan sabar dalam menjalani hidup di dunia ini
Ajari aku bu, ajari aku
Selalu kuat sepertimu bu

Sampai detik ini aku belum kuat sepertimu bu
Bahkan sampai detik ini saat ini aku belum bisa juga membahagiakanmu
Aku belum mampu membuat surgaku tersenyum lebar

Wahai surgaku yang teramat dekat denganku bahkan lebih dan sangat dekat
Hanya sejengkal mata memandang 
Surgaku adalah Ridhomu Bu
Surga adalah dibawah telapak kakimu Bu

Apa manfaat hidupku di dunia ini tanpa Ridho dan do'a-do'a darimu Bu
Aku sadar Bu, begitu banyak ALLAH memberikan kenikmatan dan juga cobaan dalam kehidupan kita di dunia ini
Izinkan aku melindungimu semampu yang aku bisa dan berjuang selagi aku mampu berjuang
Ketika aku melindungimu berarti aku melindungi surgaku kelak

Semoga ALLAH membimbing kita selalu
Semoga ALLAH menguatkan kita selalu
ALLAH Maha Melihat dan ALLAH Maha Mendengar

Dan semoga kamu (jodohku) kelak yang sudah ALLAH tuliskan untukku
Mampu membimbing aku juga dekat dengan surga-surgaku
Ridho ALLAH bagi wanita yang belum mempunyai suami (belum menikah) adalah pada Ridho dan Doa orangtuanya (terutama ibu)
Sedangkan Ridho ALLAH bagi wanita yang mempunyai suami (menikah) adalah pada Ridho dan Doa suami

ALLAH ‘Azza wa Jalla

Senin, 11 April 2016

"Pagi Rindu"

"Pagi Rindu"
Pagi merindukan kicauan suara burung
Bukannya pagi lupa dengan nikmat suara berkokoknya ayam
Tapi pagi merindukan kicauan burung diiringi dengan embun yang menyejukkan suasana seisi bumi
Bahkan suasana seperti itu yang beberapa minggu ini tak lagi ada

Ya Allah bantu pagi untuk menguatkan dirinya
Bantu pagi untuk terbiasa dengan nikmat dan anugrah-MU
Seperti yang tertulis dalam surat Al-Baqarah ayat 216

Selamat Pagi,
Semoga hari ini esok dan seterusnya lebih baik dari hari kemarin.

"Fabiayyi ala Robbikuma Tukadziban"
Surat Ar-Rahman : 25 

Rabu, 30 Maret 2016

Hijrah Cinta - Rossa

"Hijrah Cinta"
Pada hari bulan tahun
Detik menit diriku bernafas
Ada gelombang mengarah
Memaksaku menghentikan semua

Ku hentikan kegilaan Hidup
Dengan jiwa ini terisi
Aku mencintai engkau
 Begitu besar tak terbandingi

Namun bila saatnya
Aku harus pergi juga
Tinggalkan engkau
 Tinggalkan semua

Hijrah cintaku menguatkan alasanku
Untuk menjadi manusia lebih baik
Namun saat sinarnya datang menjemputku
Mana mungkin aku berlari

Aku harus meninggalkan semua cinta ini
Dan bila nanti bertemu dia ku mohonkan
Kembalikanlah kami, satukanlah lagi
 Disurga-MU ya Allah

Segunung kepingan dinar
Tak bisa mengalahkan
Kilau cintaku
 Bahagiaku melihatmu

Mampu tersenyum kalahkan getir
Namun bila saatnya
Aku haarus pergi juga
Tinggalkan engkauTinggalkan semua

**** 
Assalamualaikum, selamat pagi dulu. Denger lagu itu dari nonton film Alm. Ustadz Jefry Al-Buchari yaitu film "Hijrah Cinta". Film bagus untuk diambil pelarajan pengalamannya. 
Bimbing hamba untuk menggapai Ridho-MU Ya ALLAH.
Bismillah.